Pasutri Asal Bali Diamankan Polresta Banyuwangi Gegara Bawa Sabu-sabu

Dua tersangka kasus sabu-sabu yang mengaku Pasutri saat diamankan di Polresta Banywangi

BANYUWANGI, ZonaBerita.id – Pasangan suami istri (Pasutri) asal Bali, I Putu Arya Setiawan (41) dan Citra Pujianti (31) terjaring Operasi Pekat Semeru 2024 Polresta Banyuwangi.

Warga Kelurahan Baleagung, Kabupaten Negara, Bali itu diamankan setelah diketahui memiliki paket sabu-sabu seberat 10,8 gram.

Mereka diamankan saat melintasi Jalan Raya Jember-Banyuwangi, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.

Kapolsek Kalibaru, Iptu Yaman Adinata mengatakan, keduanya tertangkap saat polisi menggelar patroli di Desa Kalibaru Manis.

Sebelumnya, polisi ‘mengendus’ adanya gerak-gerik mencurigakan sebuah kendaraan yang akan melintasi wilayah Kalibaru.

“Kami langsung melakukan pengecekan pada tiap-tiap kendaraan. Dan mendapati kedua pelaku dengan tingkah mencurigakan di dalam mobil saat dilakukan pemeriksaan,” katanya, Kamis (21/03/2024).

Iptu Yaman menambahkan, saat melakukan pengecekan pada isi barang bawaan, petugas mendapati dua paket narkoba jenis sabu-sabu yang diletakkan dalam kotak penyimpanan jam tangan milik I Putu Arya Setiawan.

Sedangkan pada tas punggung milik Citra Pujianti, didapatkan alat hisap sabu-sabu. Tersimpan dalam kotak penyimpanan kacamata.

“Satu klip isi sabu-sabu di dalam kotak jam tangan milik suami. Sedangkan bong (alat hisap sabu) kita temukan pada kotak jam tangan milik pelaku wanita. Tersimpan dalam tas punggung warna hitam. Keduanya pun langsung kita amankan,” jelasnya.

Kepada penyidik, kedua orang mengaku pasutri tersebut mengakui paket sabu-sabu yang dibawa adalah miliknya. Setelah ditimbang, sabu-sabu tersebut seberat 10,93 gram.

Polisi pun langsung menetapkan keduanya sebagai tersangka. Dan menyita barang bawaan termasuk paket sabu untuk dijadikan barang bukti.

Menurut Iptu Yaman, selain paket sabu-sabu dan alat hisap, pihaknya turut mengamankan sejumlah barang bukti lain, termasuk kendaraan milik tersangka.

“Ada kotak jam tangan dan kacamata yang digunakan untuk menyimpan sabu dan bong kit amankan sebagai barang bukti. Tas punggung warna hitam, sedotan dan korek api. Termasuk mobil yang digunakan tersangka,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan secara maraton didapati pula salah satu tersangka baru saja keluar dari penjara. Itupun, kata Yaman, atas kasus yang sama.

“Tersangka CP itu baru keluar dari penjara. Residivis kasus sabu-sabu,” tutupnya. (*/kj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *